Dimulai pada Awal 2025, Program Makan Bergizi Gratis Butuhkan 48 Ribu Dapur di Seluruh Indonesia

Avatar photo

- Pewarta

Selasa, 29 Oktober 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Rahayu Saraswati. (Instagram.com @rahayusaraswati)

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Rahayu Saraswati. (Instagram.com @rahayusaraswati)

HALLOPAPUA.COM – Program Makan Bergizi Gratis akan dimulai pada awal 2025 karena anggaran untuk program itu baru tersedia pada tahun 2025

Saat ini, program tersebut masih dalam tahap persiapan, uji coba, hingga sosialisasi.

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Rahayu Saraswati mengatakan hal tersebut dalam keterangannya Senin (28/10/2024).

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Jadi itu, sebabnya sangat teknis untuk Makan Bergizi Gratis,” kata Rahayu di Kompleks Parlemen, Jakarta.

Wakil Ketua Komisi VII DPR RI itu mengatakan nantinya harus diadaptasi oleh kabinet pemerintahan yang baru terbentuk.

Menurut dia, program andalan Presiden Prabowo Subianto itu membutuhkan 48 ribu dapur di seluruh wilayah di Indonesia.

Selain itu, dia mengatakan program itu pun tidak akan langsung menyentuh kepada 82 juta penerima ketika dijalankan.

Sehingga, menurutnya anggaran untuk program itu pun harus terus ditingkatkan di tahun-tahun selanjutnya.

Di samping itu, dia pun menanggapi secara positif terkait adanya perhatian terhadap masalah gizi yang disampaikan sejumlah pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur.

Dia pun menganggap hal itu sebagai dukungan terhadap program andalan Prabowo itu.

Menurut dia, hal tersebut merupakan konfirmasi terhadap misi Prabowo karena program itu dibutuhkan oleh masyarakat.

Dia pun berharap siapa pun yang nantinya akan memimpin Jakarta, bakal menjalankan program Makan Bergizi Gratis sebaik mungkin.

“Kalau misalkan, memungkinkan dari anggaran untuk menambahkan makanan atau asupan tambahan untuk anak dan ibu hamil di Jakarta, ya kami sangat sambut baik,” kata dia.***

Sempatkan untuk membaca berbagai berita dan informasi seputar ekonomi dan bisnis lainnya di media Minergi.com dan Infotelko.com

Jangan lewatkan juga menyimak berita dan informasi terkini mengenai politik, hukum, dan nasional melalui media Helloseleb.com dan Haiindonesia.com

Sedangkan untuk publikasi press release serentak di puluhan media lainnya, klik Rilisbisnis.com (khusus media ekbis) dan Jasasiaranpers.com (media nasional)

Atau hubungi langsung WhatsApp Center Rilispers.com (Pusat Siaran Pers Indonesia /PSPI): 085315557788, 087815557788, 08111157788.

Klik Persrilis.com untuk menerbitkan press release di portal berita ini, atau pun secara serentak di puluhan, ratusan, bahkan 1.000+ jaringan media online.

Pastikan juga download aplikasi Hallo.id di di Playstore (Android) dan Appstore (iphone), untuk mendapatkan aneka artikel yang menarik. Media Hallo.id dapat diakses melalui Google News. Terima kasih.

Berita Terkait

Komunikasi Visual Perusahaan Bertransformasi Lewat Galeri Foto Pers
Manfaat dan Risiko Press Release Berbayar dalam Strategi Komunikasi Korporat
Petaka Pupuk Palsu: Rp3,2 Triliun Raib di Sawah Petani
Perubahan Strategis Hallo.id Jadi Media Ekonomi Perkuat Cakupan Kebijakan Dan Pasar Global
Indonesia 2025: Ekonomi Terkendali Tapi Tak Berkembang
Aksi Tanam Mangrove Pertamina EP di Soop, Langkah Strategis Lindungi Pesisir Papua
Bandara Rendani Manokwari Tingkatkan Fasilitas Terminal dan Runway
Pabrik Kayu Kuning Diduga Beroperasi Tanpa AMDAL dan IHHBK di Papua Barat

Berita Terkait

Kamis, 21 Agustus 2025 - 14:18 WIB

Komunikasi Visual Perusahaan Bertransformasi Lewat Galeri Foto Pers

Jumat, 15 Agustus 2025 - 06:21 WIB

Manfaat dan Risiko Press Release Berbayar dalam Strategi Komunikasi Korporat

Rabu, 13 Agustus 2025 - 11:03 WIB

Petaka Pupuk Palsu: Rp3,2 Triliun Raib di Sawah Petani

Senin, 11 Agustus 2025 - 06:32 WIB

Perubahan Strategis Hallo.id Jadi Media Ekonomi Perkuat Cakupan Kebijakan Dan Pasar Global

Jumat, 1 Agustus 2025 - 09:45 WIB

Indonesia 2025: Ekonomi Terkendali Tapi Tak Berkembang

Berita Terbaru