Shanghai Electric Tampilkan Robot Berbasis “Embodied Intelligence” dan Solusi Pabrik Cerdas “AI-Native” di WAIC 2026

Avatar photo

- Pewarta

Minggu, 26 Juli 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
+ Apresiasi

Robot humanoid dengan 41 degrees of freedom, robot inspeksi pipa berakurasi ±1 milimeter, hingga 51 agen AI industri menjadi sorotan dalam ajang tersebut.

SHANGHAI, 27 Juli 2026 /PRNewswire/ — Proses produksi peralatan berteknologi tinggi sering kali berlangsung di ruang terbatas, melibatkan komponen yang kompleks, serta menuntut tingkat presisi yang tinggi dan konsisten. Menjawab tantangan tersebut, Shanghai Electric (SEHK: 02727, SSE: 601727) memperkenalkan portofolio lengkap solusi kecerdasan buatan berwujud fisik (embodied intelligence) untuk berbagai kebutuhan industri di ajang World Artificial Intelligence Conference and High-Level Meeting on Global AI Governance (WAIC 2026).

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mengusung tema "AI for All: Smart Squad, Shining Without Limits", Shanghai Electric menampilkan inovasi robot berbasis embodied AI, komponen inti robot, serta solusi pabrik cerdas berbasis AI-native. Seluruh solusi tersebut menunjukkan kapabilitas Shanghai Electric yang mencakup sistem robot terintegrasi, komponen utama, perangkat lunak industri, hingga arsitektur pabrik cerdas.

"Nilai tambah sesungguhnya dari embodied intelligence terletak pada kemampuannya memahami kebutuhan nyata di dunia industri. Teknologi ini memadukan kekuatan, presisi, dan stabilitas mesin dengan pengalaman serta penilaian manusia untuk menghadirkan kolaborasi yang semakin erat antara manusia dan mesin," ujar Wang Chunlei, Deputy General Manager, Robotics Business Unit, Shanghai Electric Automation Group.

Portofolio robot Shanghai Electric mendukung lima skenario utama di sektor industri, yakni pemasangan konektor, pekerjaan kelistrikan, penyortiran fleksibel, perakitan cerdas, serta pemrosesan pipa. Beberapa teknologi yang menjadi sorotan meliputi:

  • Robot humanoid bipedal "SUYUAN" memiliki 41 degrees of freedom sehingga mampu bergerak lebih lincah. Robot ini dilengkapi sistem penginderaan visual multimodal pada bagian kepala dan badan, serta sistem baterai ganda dengan fitur hot swap agar cocok digunakan untuk inspeksi, pemindahan material, dan proses perakitan.
  • Robot humanoid industri beroda "TUOYUAN" memanfaatkan model dasar embodied intelligence dan teknologi kendali hibrida gaya-posisi (force-position hybrid control). Robot ini mampu memasang berbagai jenis konektor, menyortir material, serta menangani proses bongkar muat komponen pelat logam di industri otomotif.
  • Robot humanoid biomimetik beroda "Mermaid" mampu mengenali tombol, kenop, dan air switch secara otomatis, kemudian menyusun jalur operasi secara real time.
  • Robot otonom untuk proses chamfering pada dinding bagian dalam pipa dapat bekerja di ruang sempit. Robot ini mampu memosisikan dan memproses ribuan tepi lubang dengan tingkat akurasi hingga ±1 milimeter, serta mengirimkan data secara real time.

Selain robot, Shanghai Electric juga memamerkan berbagai komponen inti, mulai dari sistem penggerak hingga end effector. Salah satu teknologi unggulannya, planetary roller screw memiliki kapasitas beban lebih dari tiga kali lipat dibandingkan ball screw konvensional. Perusahaan juga memperkenalkan DexHand, tangan robotik presisi yang memenuhi beragam kebutuhan menggenggam dan memanipulasi objek.

Dalam kesempatan yang sama, Shanghai Electric meluncurkan 51 model dan agen AI melalui seri "StarCloud Intelligent Manufacturing" yang mencakup tiga bidang utama, yaitu riset dan pengembangan, produksi dan manufaktur, serta operasi dan pemeliharaan. Solusi tersebut mendukung berbagai proses penting, mulai dari optimalisasi proses produksi hingga pemeliharaan fasilitas pembangkit listrik tenaga bayu (PLTB).

Seluruh agen AI tersebut terintegrasi dalam sistem pengambilan keputusan robot maupun operasional pabrik cerdas berbasis AI-native. Dengan demikian, keahlian industri dapat diubah menjadi kapabilitas digital yang bisa digunakan kembali. Teknologi ini mendukung penjadwalan lini produksi, inspeksi kualitas, hingga pemeliharaan prediktif, serta mendorong transformasi sistem manufaktur dari pendekatan berbasis pengalaman menuju operasi yang berbasis data.

Shanghai Electric juga meluncurkan publikasi "AI-Native Smart Factory Technology White Paper" tentang arsitektur evolusi adaptif yang mengoptimalkan data produksi secara real time melalui mekanisme closed loop. Pendekatan tersebut mendukung pabrik dengan kemampuan untuk memantau kondisi, mengambil keputusan, dan menjalankan proses produksi secara mandiri. Berlandaskan konsep First Principles, arsitektur pabrik cerdas berbasis AI-native mengintegrasikan alur proses, perangkat lunak industri, agen AI, dan peralatan pintar secara vertikal sehingga mampu menyederhanakan struktur manufaktur konvensional, serta mengatasi berbagai kesenjangan data secara horizontal. Arsitektur ini terdiri atas tiga lapisan utama, yakni AI Factory Brain sebagai pusat kendali, agen industri dan robot berbasis embodied intelligence sebagai jaringan eksekusi, serta physical twin sebagai "representasi digital" dari sistem fisik.

Berpengalaman luas di sektor industri dan kapabilitas solusi yang terintegrasi, Shanghai Electric akan terus mempercepat penerapan AI di lingkungan industri, menjawab tantangan teknis dalam pengembangan embodied intelligence untuk berbagai skenario yang semakin kompleks, memperluas implementasi pabrik cerdas berbasis AI-native dalam skala besar, serta menghadirkan solusi yang dapat diterapkan di berbagai lingkungan manufaktur.

Berita Terkait

Huawei Gelar Ajang 7th Global Installer Summit, Hadirkan Instalatur Terbaik, Perkuat Ekosistem Energi yang Baru untuk Rumah, Wujudkan Masa Depan yang Lebih Lestari
Yingfa Perkuat Manufaktur Sel Surya di Indonesia dengan Kapasitas Produksi 7,5 GW, Dukung Rantai Pasok Lokal dan Regulasi TKDN
Pelanggan Thailand Kunjungi Liuzhou, Saksikan Langsung Proses Produksi Cerdas FORTHING
DBS Raih Gelar Bank Digital Terbaik di Dunia
YeePay Perkenalkan Pendekatan Baru dalam Proses Pembayaran Pesanan B2B Maskapai Penerbangan di IATA WFS & WPS 2026
JOMOO, Sebagai salah satu Brand Smart Toilet Kelas Dunia, Melakukan Ekspansi ke Pasar Jepang dalam memperluas Pasar Globalnya
Yokogawa Raih Hibah Energy Grid 3.0, Dorong Peran Industri dalam Transisi Energi Singapura
Huawei dan Longgang International Arts Center Perkenalkan Pusat Seni Cerdas Berstandar Global

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 02:51 WIB

Huawei Gelar Ajang 7th Global Installer Summit, Hadirkan Instalatur Terbaik, Perkuat Ekosistem Energi yang Baru untuk Rumah, Wujudkan Masa Depan yang Lebih Lestari

Selasa, 3 November 2026 - 02:49 WIB

Yingfa Perkuat Manufaktur Sel Surya di Indonesia dengan Kapasitas Produksi 7,5 GW, Dukung Rantai Pasok Lokal dan Regulasi TKDN

Selasa, 3 November 2026 - 02:39 WIB

Pelanggan Thailand Kunjungi Liuzhou, Saksikan Langsung Proses Produksi Cerdas FORTHING

Selasa, 3 November 2026 - 02:00 WIB

DBS Raih Gelar Bank Digital Terbaik di Dunia

Senin, 2 November 2026 - 23:40 WIB

YeePay Perkenalkan Pendekatan Baru dalam Proses Pembayaran Pesanan B2B Maskapai Penerbangan di IATA WFS & WPS 2026

Berita Terbaru

Pers Rilis

DBS Raih Gelar Bank Digital Terbaik di Dunia

Selasa, 3 Nov 2026 - 02:00 WIB