Kejagung Wajib Periksa dan Tersangkakan Pihak yang Mengembalikan Uang Korupsi Rp27 Miliar

Avatar photo

- Pewarta

Minggu, 9 Juli 2023 - 16:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Dito Ariotedjo. (Dok. Kemenpora.go.id)

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Dito Ariotedjo. (Dok. Kemenpora.go.id)

Oleh: Anthony Budiawan, Managing Director PEPS (Political Economy and Policy Studies)

HALLOUP.COM – Maqdir Ismail, pengacara Irwan Hermawan, terdakwa kasus korupsi BTS, menyebut ada seseorang, pihak swasta, yang menyerahkan uang Rp27 miliar dalam bentuk dolar Amerika Serikat terkait kasus dugaan korupsi menara BTS 4G.

Uang tersebut dikembalikan satu hari setelah Dito Ariotedjo, Menpora, diperiksa oleh Kejaksaan Agung.

Tujuan pengembalian uang korupsi, mungkin, agar terbebas dari dakwaan korupsi.

Tetapi, Undang-Undang tentang Tindak Pidana Korupsi secara jelas mengatakan, pengembalian uang hasil korupsi tidak menghapus tindak pidana korupsi.

Pasal 4 (UU Tipikor) berbunyi:

“Pengembalian kerugian keuangan negara atau perekonomian negara tidak menghapuskan dipidananya pelaku tindak pidana sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2 dan Pasal 3.”

Oleh karena itu, Kejaksaan Agung wajib periksa Maqdir Ismail, siapa yang mengembalikan uang Rp27 miliar, yang diduga dari hasil korupsi. Uang tersebut wajib disita, untuk dijadikan sebagai alat bukti.

Kejaksaan Agung juga harus segera tersangkakan “pemilik” uang korupsi Rp27 miliar tersebut.

Semoga Kejaksaan Agung dapat membongkar korupsi kolektif BTS 4G setuntas-tuntasnya, dan menyeret semua pihak yang diduga terlibat korupsi, tanpa tebang pilih.***

Berita Terkait

VIDEO – Soroti Hasil Survei Lampaui 50 Persen, Gibran Rakabuming Raka Ajak Warga Sumatera Utara Tak Golput
Workshop Materi Uji Kompetensi LSP BRI: M Nurhayid Berikan Arahan Mendalam
Gibran Rakabuming Raka Targetkan Pengembangan UMKM Kreatif Buka 19 Juta Lapangan Kerja
PDI Perjuangan dan Partai Gerindra Memuncaki Kompetisi Elektoral Partai Politik, Jelang Pemilu 2024
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Senin, 12 Februari 2024 - 15:52 WIB

Di Gelora Bung Karno, Senayan, Inilah Penampilan Titiek Soeharto Bernyanyi pada Kampanye Akbar Prabowo – Gibran

Kamis, 8 Februari 2024 - 13:40 WIB

VIDEO – Soroti Hasil Survei Lampaui 50 Persen, Gibran Rakabuming Raka Ajak Warga Sumatera Utara Tak Golput

Rabu, 7 Februari 2024 - 07:14 WIB

Surat Suara Sudah Tertoblos Ganjar – Mahfud, Diduga Libatkan PPLN dan Oknum Pegawai Kedubes di Malaysia

Selasa, 6 Februari 2024 - 09:55 WIB

Prabowo Subianto akan Buat Sekolah Unggulan di Langowan, Minahasa, Sulut, Jadi Presiden atau Tidak

Senin, 5 Februari 2024 - 11:38 WIB

Buka Politeknik Pertahanan di Atambua, Cerita Prabowo: Proporsi Mahasiwa Perempuan Lebih Besar

Minggu, 4 Februari 2024 - 21:58 WIB

VIDEO – Prabowo: CT Scan dan PET Scan Harus Ada di Setiap Kabupaten Indonesia

Jumat, 2 Februari 2024 - 16:31 WIB

SBY Sebut Prabowo Subianto Sebagai Putra Terbaik Bangsa yang Mampu Buat Indonesia Sejahtera dan Maju

Kamis, 1 Februari 2024 - 16:31 WIB

Diisukan Sakit Padahal Enerjik di Tengah-tengah Rakyat, Lagi-lagi Prabowo Subianto Jadi Korban Hoaks, Diisukan Sakit

Berita Terbaru