Midea Building Technologies Luncurkan Solusi Pendingin Pusat Data Terintegrasi untuk Infrastruktur AI di Malaysia

Avatar photo

- Pewarta

Minggu, 24 Mei 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
+ Apresiasi

KUALA LUMPUR, Malaysia, 24 Mei 2026 /PRNewswire/ — Lonjakan kebutuhan komputasi AI mendorong pusat data bekerja dengan beban yang semakin tinggi. Di tengah tantangan tersebut, sistem pendingin konvensional dinilai semakin sulit menjaga efisiensi operasional, khususnya pusat data di wilayah tropis. Untuk menjawab kebutuhan itu, Midea Building Technologies meluncurkan solusi pendingin pusat data terintegrasi dalam acara "Feel the Future" yang berlangsung di Kuala Lumpur. Solusi ini dirancang untuk menjawab berbagai tantangan industri, mulai dari proses implementasi yang lambat, efisiensi energi, hingga tingginya total biaya kepemilikan. Pada saat yang sama, sistem ini mendukung operasional komputasi yang cepat, andal, dan berkelanjutan.

Midea CDU
Midea CDU

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Solusi Menyeluruh dari Sumber Pendingin hingga Perangkat Akhir

Solusi Midea mencakup seluruh siklus proyek, mulai dari konsultasi, perancangan, pemilihan perangkat, pengiriman, hingga pemeliharaan. Arsitektur teknologinya mengintegrasikan ekosistem pendingin cair secara lengkap, meliputi chiller, CDU (coolant distribution unit), terminal pendingin cair, serta sistem operasional dan pemeliharaan (O&M) digital. Melalui arsitektur air-fluid synergy, sistem ini mendukung koordinasi yang fleksibel antara pendinginan udara di ruang pusat data dan pendinginan cair pada server.

Tiga Produk Utama untuk Iklim Tropis

  • Maglev Active CDU: Produk ini menyatukan sumber pendingin berbasis bantalan magnetik dengan unit distribusi pendingin dalam satu perangkat. Desain tersebut mampu mengurangi kebutuhan ruang lebih dari 50%. Dalam kondisi iklim tropis, PUE sistem ini tercatat di bawah 1,2. Selain itu, sistem ini memangkas waktu implementasi dan biaya operasional.
  • Next–Gen Air–Cooled Magnetic Bearing Chiller: Dirancang untuk lingkungan bersuhu tinggi dan minim sumber daya air, perangkat ini mampu mempertahankan coefficient of performance (COP) sebesar 5,4 pada suhu lingkungan 35 derajat Celsius. Teknologi bebas oli yang digunakan juga turut menjaga performa tetap stabil dalam jangka panjang.
  • Industrial–Grade CDU: Perangkat ini memiliki kapasitas pendinginan hingga 2.600 kW (pada ΔT 3K) dan mendukung arsitektur dengan tingkat ketersediaan tinggi sehingga menjamin keamanan, stabilitas, dan operasional yang berkesinambungan.

Fasilitas Smart Manufacturing yang Memproduksi Solusi Pendingin Cair 

Midea juga memperkenalkan fasilitas smart manufacturing untuk solusi pendingin cair di Shunde dengan investasi lebih dari RMB 1 miliar. Pembangunan fasilitas tersebut dimulai pada Maret 2026 dan ditargetkan mulai beroperasi pada Agustus 2027. Fasilitas ini akan memproduksi secara massal chiller berbasis bantalan magnetik, CDU, dan berbagai produk inti lainnya sehingga membentuk rantai kemampuan pendingin cair yang terintegrasi, mulai dari riset dan pengembangan hingga pengiriman produk.

Kolaborasi Akademik dengan National University of Singapore

Dalam acara tersebut, para akademisi dari National University of Singapore (NUS) turut berbagi pandangan mengenai perkembangan teknologi pusat data.

Dr. Md Raisul Islam memaparkan Sustainable Tropical Data Centre Testbed (STDCT), laboratorium terbuka berkapasitas 0,5 MW di Singapura yang berfokus pada tantangan energi, penggunaan air, dan emisi karbon di pusat data. Midea tengah menjajaki peluang kolaborasi lanjutan untuk tahap berikutnya. Sementara itu, Dr. Guo Shuai menjelaskan bahwa untuk rak server dengan beban di atas 20 kW, teknologi AM cold plate dengan desain sirip yang lebih optimal kini menjadi kunci untuk mengatasi kendala pendinginan pusat data.

Dalam sesi diskusi panel, para pakar sepakat bahwa desain termal kini telah bergeser dari fungsi pendukung menjadi bagian inti dari arsitektur pusat data, terutama di kawasan tropis. Mereka juga menilai bahwa ukuran keberhasilan mendatang tidak lagi hanya mengandalkan PUE, melainkan juga efisiensi komputasi dan total biaya kepemilikan.

Dengan kapabilitas sistem yang terintegrasi, portofolio produk yang lengkap, fasilitas manufaktur khusus, serta pendekatan inovasi terbuka, Midea Building Technologies memperkuat posisinya sebagai salah satu pendukung utama dalam pembangunan infrastruktur komputasi AI global.

Tentang Midea Building Technologies

Midea Building Technologies, bagian dari Midea Group, menyediakan solusi HVAC hemat energi, sistem kontrol bangunan, serta solusi manajemen termal pusat data untuk berbagai pasar di seluruh dunia.

Midea All-Scenario Data Center Thermal Management Solution
Midea All-Scenario Data Center Thermal Management Solution

 

Berita Terkait

HUAWEI eKit Luncurkan Intelligent Office Solution 2.0, Hadirkan Akses Teknologi Cerdas bagi UKM
Manfaatkan Setiap Sinar Matahari, Terangi Wilayah yang Belum Dialiri Listrik: Global Low-Carbon Industry Forum 2026 Bahas Solusi guna Menutup Kesenjangan Akses Listrik
EyeROV: Startup Deep-Tech India Pamerkan Drone Bawah Airnya kepada Para Pemimpin Dunia
Xinhua Silk Road: Tiongkok Buka Kanal Utama dari Sungai ke Laut, Ciptakan Jalur Pintas Perdagangan ke Asia Tenggara
Seminar Internasional APEC 2026 Bahas Inovasi Desain Berbasis AI
Program MBA SMU Raih Peringkat Ketiga di Asia dalam QS Global MBA Rankings 2027
INVT Hadirkan Solusi Kelistrikan dan Liquid Cooling untuk Modernisasi Pusat Data di Ajang Data Centre World Asia 2026
Zhou Jianjun dari Huawei: Membangun Solusi AIDC Grid-Interactive untuk Memaksimalkan Token per Watt

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 08:31 WIB

HUAWEI eKit Luncurkan Intelligent Office Solution 2.0, Hadirkan Akses Teknologi Cerdas bagi UKM

Jumat, 18 September 2026 - 08:27 WIB

Manfaatkan Setiap Sinar Matahari, Terangi Wilayah yang Belum Dialiri Listrik: Global Low-Carbon Industry Forum 2026 Bahas Solusi guna Menutup Kesenjangan Akses Listrik

Jumat, 18 September 2026 - 06:26 WIB

EyeROV: Startup Deep-Tech India Pamerkan Drone Bawah Airnya kepada Para Pemimpin Dunia

Jumat, 18 September 2026 - 02:43 WIB

Xinhua Silk Road: Tiongkok Buka Kanal Utama dari Sungai ke Laut, Ciptakan Jalur Pintas Perdagangan ke Asia Tenggara

Jumat, 18 September 2026 - 01:25 WIB

Seminar Internasional APEC 2026 Bahas Inovasi Desain Berbasis AI

Berita Terbaru

Pers Rilis

Seminar Internasional APEC 2026 Bahas Inovasi Desain Berbasis AI

Jumat, 18 Sep 2026 - 01:25 WIB