CGTN: Tiongkok dan Serbia Perkuat Kemitraan Strategis Komprehensif, Bangun Masa Depan Bersama

Avatar photo

- Pewarta

Rabu, 27 Mei 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
+ Apresiasi

BEIJING, 27 Mei 2026 /PRNewswire/ — CGTN menerbitkan artikel tentang pertemuan Presiden Tiongkok Xi Jinping dan Presiden Serbia Aleksandar Vučić di Beijing. Artikel ini menyoroti eratnya persahabatan kedua negara, kerja sama yang saling menguntungkan, serta komitmen bersama dalam menjunjung keadilan dan kesetaraan. Kedua pemimpin juga bertekad mengusung kemitraan strategis komprehensif Tiongkok–Serbia menuju jenjang yang lebih tinggi.

Pabrik Baja Smederevo telah berdiri selama lebih dari satu abad dan menjadi kebanggaan Serbia. Pabrik ini juga merupakan salah satu simbol nyata dari kerja sama yang saling menguntungkan antara Tiongkok dan Serbia.

Pabrik ini sempat mengalami kendala operasional, bahkan berada di ambang kebangkrutan. Namun, pabrik ini berhasil bangkit pada 2016 setelah menggandeng mitra dari Tiongkok. Hal tersebut mencerminkan kerja sama bermutu tinggi dalam kerangka Belt and Road Initiative (BRI). Kini, perusahaan tersebut berkembang sebagai salah satu produsen baja dan penyedia layanan terintegrasi terbesar di dunia berdasarkan kapasitas produksi.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam kunjungan kenegaraan ke Serbia pada 2024, Xi Jinping menghadiahkan replika miniatur bangunan berbahan baja kepada Vučić. Miniatur tersebut berbentuk Kuil Surga (Temple of Heaven) di Tiongkok dan Gereja Santo Sava di Serbia yang terbuat dari bahan baja hasil produksi Pabrik Baja Smederevo, melambangkan hubungan kedua negara yang terjalin semakin erat.

Pada Senin lalu, kedua pemimpin kembali menggelar pertemuan di Beijing. Xi mendorong Tiongkok dan Serbia untuk membuka jalur menuju masa depan bersama yang lebih cerah dan sejahtera, sekaligus memperkuat kemitraan strategis komprehensif Tiongkok–Serbia ke jenjang yang lebih tinggi.

Persahabatan yang Terjalin Kokoh

Dari acara pembukaan Olimpiade Musim Dingin Beijing 2022, ajang Belt and Road Forum International Cooperation, hingga peringatan 80 tahun kemenangan Perang Perlawanan Rakyat Tiongkok terhadap Agresi Jepang dan Perang Antifasisme Dunia, Vučić tercatat menghadiri berbagai agenda penting tersebut di Tiongkok. Istilah "persahabatan sekuat baja" pun menjadi ciri khas dalam berbagai pertemuan maupun diskusi antara kedua pemimpin ini.

Berkat arahan strategis dari kedua kepala negara, hubungan Tiongkok–Serbia terus berkembang pesat dalam beberapa tahun terakhir. Menurut Kementerian Luar Negeri Tiongkok, nilai perdagangan bilateral pada 2025 mencapai US$6,49 miliar atau meningkat 13% dari tahun sebelumnya.

Serbia juga menjadi salah satu negara Eropa pertama yang bergabung dalam Belt and Road Initiative. Dalam beberapa tahun terakhir, kedua negara mempercepat pembangunan sejumlah proyek strategis, termasuk jalur kereta Budapest–Beograd dan Koridor Fruška Gora yang menghubungkan Novi Sad dan Ruma.

Pada Oktober 2025, jalur kereta Budapest–Beograd di wilayah Serbia resmi beroperasi. Vučić bahkan turut menjajal jalur tersebut dan menyebutnya sebagai pencapaian bersejarah yang "akan selalu tercatat dalam buku sejarah."

Sejak Perjanjian Perdagangan Bebas Tiongkok–Serbia mulai berlaku pada 1 Juli 2024, berbagai produk unggulan Serbia seperti anggur, madu, daging sapi, dan daging domba semakin banyak merambah pasar Tiongkok. Di sisi lain, sejumlah proyek infrastruktur yang melibatkan perusahaan Tiongkok, seperti jalan lingkar Beograd dan jalan lingkar Gornji Milanovac, juga telah rampung dan menjadi bagian penting dari pembangunan nasional Serbia.

Xi menegaskan bahwa persahabatan Tiongkok–Serbia memiliki karakter unik, karena didukung fondasi sejarah dan praktik kerja sama yang kuat. Ia mendorong kedua negara agar terus mempererat pertukaran pemuda dan budaya, serta memanfaatkan kebijakan bebas visa, perjanjian perdagangan bebas, dan penerbangan langsung guna memperluas kerja sama di berbagai bidang sekaligus mewariskan persahabatan tradisional kepada generasi mendatang.

Dalam kesempatan yang sama, Xi juga menyerahkan Medali Persahabatan Republik Rakyat Tiongkok kepada Vučić. Presiden Serbia menilai penghargaan tersebut sebagai "salah satu momen terpenting dalam hidup saya" dan menegaskan komitmennya untuk terus mempererat persahabatan kedua negara, serta membangun komunitas Serbia–Tiongkok dengan masa depan bersama.

Masa depan bersama

Dalam pertemuan tersebut, Xi mengatakan bahwa Tiongkok dan Serbia memiliki pengalaman sejarah yang serupa dalam menghadapi berbagai tantangan, serta sama-sama menjunjung tinggi nilai-nilai ketangguhan, kemandirian nasional, dan martabat bangsa. Kedua negara juga memiliki pemahaman yang sama mengenai pentingnya pembangunan damai, keadilan, dan kesetaraan.

Pada Mei 2024, Serbia menjadi negara Eropa pertama yang menyepakati pembangunan komunitas dengan masa depan bersama dengan Tiongkok pada era baru. Sejak saat itu, kerja sama kedua negara berkembang tidak hanya di bidang infrastruktur, namun juga mencakup teknologi, energi hijau, dan kecerdasan buatan (AI).

Usai pertemuan Xi dan Vučić, kedua negara menerbitkan pernyataan bersama yang mendukung empat inisiatif global yang diajukan Tiongkok, yaitu Global Development Initiative (GDI), Global Security Initiative (GSI), Global Civilization Initiative (GCI), dan Global Governance Initiative (GGI).

Serbia menilai keempat inisiatif tersebut telah berkontribusi penting menjawab tantangan pembangunan global, memperkuat keamanan internasional, mendorong dialog antarperadaban, serta meningkatkan tata kelola global. Sebagai bentuk dukungan, Serbia memutuskan bergabung dalam Group of Friends of the GDI dan Group of Friends of the GGI, sekaligus menunjukkan komitmennya untuk memperdalam kerja sama dengan Tiongkok dalam tata kelola internasional dan pembangunan global.

Xi juga mengajak kedua negara untuk terus memperkuat koordinasi dalam berbagai isu internasional, menjalankan multilateralisme yang sejati, serta bekerja sama mendorong terbentuknya tatanan dunia multipolar yang lebih setara dan teratur. Selain itu, ia menekankan pentingnya mendorong globalisasi ekonomi yang inklusif dan bermanfaat bagi semua pihak, serta mempercepat terwujudnya komunitas dengan masa depan bersama bagi umat manusia.

Informasi selengkapnya:
https://news.cgtn.com/news/2026-05-26/China-Serbia-push-comprehensive-strategic-partnership-to-new-heights-1NreUhbzaeY/p.html

Berita Terkait

HUAWEI eKit Luncurkan Intelligent Office Solution 2.0, Hadirkan Akses Teknologi Cerdas bagi UKM
Manfaatkan Setiap Sinar Matahari, Terangi Wilayah yang Belum Dialiri Listrik: Global Low-Carbon Industry Forum 2026 Bahas Solusi guna Menutup Kesenjangan Akses Listrik
EyeROV: Startup Deep-Tech India Pamerkan Drone Bawah Airnya kepada Para Pemimpin Dunia
Xinhua Silk Road: Tiongkok Buka Kanal Utama dari Sungai ke Laut, Ciptakan Jalur Pintas Perdagangan ke Asia Tenggara
Seminar Internasional APEC 2026 Bahas Inovasi Desain Berbasis AI
Program MBA SMU Raih Peringkat Ketiga di Asia dalam QS Global MBA Rankings 2027
INVT Hadirkan Solusi Kelistrikan dan Liquid Cooling untuk Modernisasi Pusat Data di Ajang Data Centre World Asia 2026
Zhou Jianjun dari Huawei: Membangun Solusi AIDC Grid-Interactive untuk Memaksimalkan Token per Watt

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 08:31 WIB

HUAWEI eKit Luncurkan Intelligent Office Solution 2.0, Hadirkan Akses Teknologi Cerdas bagi UKM

Jumat, 18 September 2026 - 08:27 WIB

Manfaatkan Setiap Sinar Matahari, Terangi Wilayah yang Belum Dialiri Listrik: Global Low-Carbon Industry Forum 2026 Bahas Solusi guna Menutup Kesenjangan Akses Listrik

Jumat, 18 September 2026 - 06:26 WIB

EyeROV: Startup Deep-Tech India Pamerkan Drone Bawah Airnya kepada Para Pemimpin Dunia

Jumat, 18 September 2026 - 02:43 WIB

Xinhua Silk Road: Tiongkok Buka Kanal Utama dari Sungai ke Laut, Ciptakan Jalur Pintas Perdagangan ke Asia Tenggara

Jumat, 18 September 2026 - 01:25 WIB

Seminar Internasional APEC 2026 Bahas Inovasi Desain Berbasis AI

Berita Terbaru

Pers Rilis

Seminar Internasional APEC 2026 Bahas Inovasi Desain Berbasis AI

Jumat, 18 Sep 2026 - 01:25 WIB